Anggota DPRD NTT Sosialisasikan Pergub Nomor 24 Tahun 2026 di SMAN 2 Langke Rembong

sman2langkerembong.sch.id – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Partai Golkar, Simprosa Rianasari Gandut, yang akrab disapa Osy Gandut, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai pada Jumat (17/7/2026). Salah satu agenda utamanya adalah mengunjungi SMAN 2 Langke Rembong untuk menyosialisasikan regulasi terbaru di bidang pendidikan.

Kedatangan Osy Gandut disambut hangat oleh kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik. Sebagai bentuk penghormatan dalam tradisi Manggarai, beliau menerima prosesi adat Tuak Curu dan Tuak Kapu, yang melambangkan penghargaan kepada tamu kehormatan.

Dalam sambutannya, juru bicara sekolah menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Seluruh warga SMAN 2 Langke Rembong berharap kegiatan ini mampu membawa perubahan positif serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Manggarai.

Sosialisasi Pergub Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Siswa

Agenda utama di SMAN 2 Langke Rembong difokuskan pada sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nusa Tenggara Timur Nomor 24 Tahun 2026 tentang Jam Belajar Siswa. Regulasi ini diharapkan menjadi pedoman dalam membangun budaya belajar yang lebih disiplin, terarah, dan berkarakter.

Dalam pemaparannya, Osy Gandut menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan Pergub tersebut. Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan moral dan kedisiplinan generasi muda di era digital.

“Perkembangan zaman dan teknologi membawa tantangan yang semakin besar. Hampir seluruh peserta didik saat ini memegang telepon genggam sehingga tidak jarang mengabaikan waktu belajar mereka. Pergub Nomor 24 Tahun 2026 hadir sebagai benteng untuk menjaga dan mempersiapkan masa depan anak-anak kita,” ujar Osy Gandut.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan implementasi regulasi ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh pihak. Karena itu, terdapat dua hal penting yang perlu menjadi perhatian, yaitu:

Konsistensi Guru, yakni seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Manggarai diharapkan menerapkan aturan jam belajar secara disiplin dan berkelanjutan.

Edukasi kepada Orang Tua, di mana sekolah perlu terus memberikan pemahaman kepada orang tua agar pengawasan terhadap kegiatan belajar peserta didik tetap berjalan secara optimal di lingkungan keluarga.

Menurut Osy Gandut, keberhasilan penerapan Pergub ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga.

“Kolaborasi antara guru di sekolah dan orang tua di rumah merupakan kunci utama keberhasilan pelaksanaan pembatasan jam belajar ini,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan seluruh warga sekolah memahami substansi Peraturan Gubernur Nomor 24 Tahun 2026 dan dapat menerapkannya secara konsisten. Dengan demikian, tercipta lingkungan belajar yang lebih kondusif, disiplin, serta mampu mendukung terbentuknya generasi muda Nusa Tenggara Timur yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Dukung Peningkatan Gizi Pelajar, Polres Manggarai Resmikan SPPG di SMA Negeri 2 Langke Rembong

    Dukung Peningkatan Gizi Pelajar, Polres Manggarai Resmikan SPPG di SMA Negeri 2 Langke Rembong

    • Selasa, 31 Maret 2026

    Polres Manggarai secara resmi meluncurkan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Selasa, 31 Maret 2026, di SMA Negeri 2 Langke Rembong, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, […]

    Selengkapnya »
  • Foto : Ruang kelas SMAN 2 Langke Rembong, Pascagempa Bumi, 15 Agustus 2026

    Gempa Bumi Guncang Flores, Sejumlah Ruangan di SMAN 2 Langke Rembong Mengalami Kerusakan

    • Senin, 17 Agustus 2026

    sman2langkerembong.sch.id – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, turut memberikan dampak terhadap sejumlah bangunan di lingkungan SMAN 2 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Berdasarkan hasil dokumentasi kondisi bangunan pascagempa, ditemukan kerusakan pada sejumlah ruangan dan bagian bangunan sekolah. Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, […]

    Selengkapnya »
  • Ilustrasi

    Puisi, Ada Tiada Ada

    • Kamis, 13 Agustus 2026

    Bel telah berbunyi, pagi menepuk pintu kelas, kursi-kursi terisi, papan tulis menanti kapur, seragam rapi berbaris di dalam ruang, tetapi ada yang hadir hanya raganya. Guru berdiri di depan, suara mengalun tawar, mata menatap jendela, bukan menatap murid, murid duduk diam, pandangan entah ke mana, ada di sekolah, tapi tak satu pun benar-benar ada. Itulah […]

    Selengkapnya »
  • Foto : Stefanus E. Jehadu, S.Fil

    Menjadi Agen Perubahan Kecil di Tengah Komunitas Sendiri

    • Selasa, 4 Agustus 2026

    1.Pendahuluan Di tengah derasnya arus perubahan dunia pendidikan, masih ada satu kebiasaan yang diam-diam menghambat kemajuan sekolah, yaitu budaya menunggu. Menunggu petunjuk teknis dari pemerintah, menunggu program dari dinas pendidikan, menunggu arahan kepala sekolah, bahkan menunggu izin untuk sekadar mencoba strategi pembelajaran yang lebih inovatif. Akibatnya, tidak sedikit guru memilih bertahan di zona nyaman, menjalankan […]

    Selengkapnya »
  • Mendesain Masa Depan Murid Dengan Enam Skill Dasar Hidup Mandiri

    Mendesain Masa Depan Murid Dengan Enam Skill Dasar Hidup Mandiri

    • Senin, 24 Agustus 2026

    Sebuah Opini PendidikanOleh: Narsisius Y. Paus, S.Fil.Guru SMAN 2 Langke Rembong A. Pendahuluan Kemandirian bukanlah sesuatu yang tiba-tiba muncul ketika seorang anak menginjak usia dewasa. Ia adalah buah dari proses panjang yang ditanam, dipupuk, dan dilatih sejak bangku sekolah, bahkan sejak usia dini. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan kemudahan hidup yang serba instan hari […]

    Selengkapnya »
  • Ilustrasi Ucapan Kemerdekaan

    Pemerintah Merdeka Guru Dikekang

    • Senin, 17 Agustus 2026

    Memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dari Bilik Ruang Kelas Oleh: Narsisius Y. Paus, S.Fil. I. PENDAHULUAN Delapan puluh satu tahun sudah Indonesia menyandang status sebagai bangsa merdeka. Setiap tahun, gegap gempita perayaan proklamasi memenuhi ruang publik: bendera merah putih berkibar di setiap sudut kampung, lomba-lomba rakyat digelar, dan pidato kenegaraan mengumandangkan kata “merdeka” berulang-ulang. […]

    Selengkapnya »