Gempa Bumi Guncang Flores, Sejumlah Ruangan di SMAN 2 Langke Rembong Mengalami Kerusakan

sman2langkerembong.sch.id – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, turut memberikan dampak terhadap sejumlah bangunan di lingkungan SMAN 2 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Berdasarkan hasil dokumentasi kondisi bangunan pascagempa, ditemukan kerusakan pada sejumlah ruangan dan bagian bangunan sekolah.

Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan episenter di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Dampak guncangan juga dirasakan di berbagai wilayah di Pulau Flores, termasuk Kabupaten Manggarai. Di wilayah Ruteng dan Kecamatan Langke Rembong, pemantauan terhadap kondisi bangunan terus dilakukan menyusul terjadinya gempa dan sejumlah gempa susulan. Kepolisian juga melakukan patroli untuk memantau kondisi wilayah terdampak gempa di Kecamatan Langke Rembong.

Sejumlah Ruangan Sekolah Terdampak

Di lingkungan SMAN 2 Langke Rembong, kerusakan terlihat pada beberapa fasilitas dan ruang yang selama ini digunakan untuk menunjang kegiatan sekolah. Berdasarkan pendataan awal dan dokumentasi yang tersedia, ruangan yang terdampak meliputi:

  • Ruang UKS
  • Ruang Pramuka
  • Ruang OSIS
  • NTT Mart
  • Ruang Kelas X-C
  • Ruang Kelas X-D
  • Ruang Kelas X-E
  • Ruang Kelas X-F

Kerusakan yang terlihat cukup beragam. Pada beberapa bagian bangunan tampak retakan pada dinding dengan pola memanjang dan menyebar. Sejumlah bagian pasangan dinding juga mengalami kerusakan hingga material penyusun dinding terlihat.

Pada beberapa ruang kelas, bagian plafon mengalami kerusakan cukup berat. Beberapa lembar plafon tampak terlepas dan runtuh, sementara bagian rangka plafon serta struktur atap terlihat terbuka. Material sisa kerusakan juga tampak berserakan di dalam ruangan.

Kerusakan serupa terlihat pada bagian luar bangunan. Beberapa dinding mengalami retakan dan terkelupas, bahkan terdapat bagian dinding yang jebol sehingga rangka dan material atap di belakangnya terlihat dari luar.

Kondisi bangunan sekolah pascagempa memerlukan perhatian dan penanganan lebih lanjut. Mengingat terdapat retakan pada sejumlah dinding serta kerusakan plafon dan bagian bangunan lainnya, pemeriksaan teknis diperlukan untuk memastikan tingkat kerusakan dan kelayakan setiap ruangan sebelum kembali digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

Dokumentasi Kerusakan Fasilitas Sekolah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya